Wednesday, 5 October 2011

Education Working Group Indonesia


Saat melakukan pendulangan ide dan isu bersama lebih dari 15 perwakilan lembaga antara lain GAPRI, Prakarsa, E-Net For Justice, Pattiro Institute, Pusat Penelitian Pendidikan Anak Merdeka-KerLiP, Staf ahli Komisi X, FGII, FMN, ICW, FITRA, INISIATIF dan Education Forum, ditemukan dua isu besar dalam pendidikan kita, yaitu pemastian aksesnya bagi seluruh warga negara dan masalah efisiensi pendanaan pendidikan. Dua isu ini rupanya secara terpisah telah dijelajahi oleh berbagai lembaga dengan pencapaian dan hambatan khas per lembaga.

Bersama, lembaga-lembaga ini mencoba memetakan tantangan yang selama ini mereka temui, di antaranya ketidaksolidan lembaga yang antara lain disebabkan oleh bentuk kelembagaan yang cair serta ketidakjelasan pendanaan kegiatan. Dampaknya tak hanya kelembaman kegiatan, tapi pada titik kritisnya bahkan sampai membubarkan pergerakan tersebut. Lembaga-lembaga juga melihat pentingnya menyamakan idealisme pergerakan hingga tidak menjadi bumerang di kemudian hari. Juga disebutkan pentingnya memiliki kegiatan serta produk berkala guna memperkuat kedudukan dan penetrasi lembaga.

Lembaga-lembaga ini kemudian mencoba mendata isu advokasi yang sudah mereka lakukan. Menganalisa dan berbagi kisah sukses maupun tantangan yang mereka temui. Kemudian muncul sebuah gagasan untuk membentuk jaringan pendidikan multi pihak yang berfokus pada penelitian anggaran khususnya terkait usaha mewujudkan pendidikan gratis berkualitas. Gagasan ini dilandaskan pada belum adanya spesialisasi di bidang ini, sementara Pattiro Institute sebagai penggagas jaringan telah dikenal akan kompetensinya di bidang penelitian dan advokasi anggaran. Namun ideologi hak anak harus tetap dipertahankan. Berbicara pendidikan sangat erat kaitannya dengan hak anak atas pendidikan serta kewajiban kita sebagai orang dewasa untuk memenuhi hak tersebut.

Jaringan ini diharapkan menjadi sumber informasi bagi anggota jaringan dan memberikan amunisi bagi pergerakan mereka. Tidak diharapkan jaringan ini kemudian menjadi pesaing bagi pergerakan anggota maupun calon anggotanya, melainkan menjadi wadah berbagi informasi, menggalang kekuatan dan merapatkan barisan dalam perjuangan mewujudkan pendidikan gratis berkualitas bagi semua.

Maka dengan semangat ini, terwujudlah “Education Working Group Indonesia”, sebuah kelompok kerja dinamis dan inovatif. Kelompok yang siap duduk berdampingan dengan pemerintah sebagai mitra kritis demi mewujudkan amanah UUD 1945, Pendidikan Gratis Berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Dengan hangat kami mengcapkan selamat datang di jaringan komunikasi “Education Working Group Indonesia”. Mari berjalin tangan dan jiwa demi mewujudkan Pendidikan Gratis Berkualitas bagi seluruh warga Indonesia.

No comments:

Post a Comment